Menu Close

Manfaat Penerapan Etika Bisnis Dalam Perusahaan

Kemudian, harus memberikan visi bisnis masa depan yang bukan semata-mata mencari keuntungan yang bersifat ’’sesaat’’, melainkan mencari keuntungan yang mengandung ’’hakikat’’ baik, yang berakibat atau berdampak baik pula bagi semua umat manusia. Etika bisnis itu merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan juga dengan masyarakat. Dimana etika bisnis ini dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai-nilai, norma, dan prilaku karyawan juga pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat melalui pelanggan/mitra kerja, pemegang saham dan penduduk. Dimana perusahaan maka akan meyakini prinsip marketing yang baik merupakan bisnis yang beretika, yakni bisnis melalui kinera unggul lalu berkesimabungan yang dilakukan dengan kaidah-kaidah dora yang sejalan melalui hukum dan cara yang berlaku. Pada dunia modern di sini., bisnis adalah salah satu kekuatan dalam sangat berkuasa.

Etika bisnis merupakan cara untuk melakukan kegiatan bisnis, yang mencakup seluruh aspek yang berkaitan dengan individu, perusahaan dan juga masyarakat. Etika Bisnis dalam suatu perusahaan dapat membentuk nilai, norma dan perilaku karyawan serta pimpinan dalam membangun hubungan yang adil dan sehat dengan pelanggan/mitra kerja, pemegang saham, masyarakat. Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan ulah yang profesional.

Keempat sifat ini diharapkan menghasilkan menjaga pengelolaan institusi-institusi ekonomi dan moneter secara profesional lalu menjaga interaksi redovisning, bisnis dan sociable berjalan sesuai rule permainan yang berlaku. Dalam hukum Islamic, etika bisnis gak hanya dipandang untuk aspek etika selakuala, menurut, parsial, tetapi dipandang secara keseluruhan dalam memuat kaidah-kaidah dalam berlaku umum pada agama Islam. Artinya, bahwa etika bisnis menurut hukum Islam harus dibangun dan dilandasi oleh prinsip-prinsip kesatuan, keseimbangan/keadilan, kehendak bebas/ikhtiar, pertanggungjawaban dan kebenaran, kebajikan dan kejujuran.

Dalam membicarakan etika bisnis islami adaah menyangkut “Bussines Form” dan atau “Business Person”, yang mempunyai arti yang bervariasi. Jadi etika bisnis islami adalah studi tentang seseorang atau organisasi melakukan usaha atau kontak bisnis yang saling menguntungkan sesuai dengan nilai-nilai ajaran islamic.

etika bisnis

Dampak modal dan sumber daya yang ikut serta dalam sebuah rédigée bisnis menciptakan gede tambah untuk kesejahteraan dan perbaikan mutu hidup manusia. Hal ini karena bisnis memiliki pengaruh yang sangat lebih besar terhadap kesejahteraan lalu perbaikan kualitas hidup manusia, maka diperlukan tata kelola bisnis yang bermoral. Dalam hal ini, moral tersebut biasanya diatur dalam pedoman etika bisnis di masing-masing organisasi atau perusahaan. Dengan mematuhi pedoman etika bisnis, maka perusahaan mampu menjalankan bisnisnya dengan etis, sehingga pemilik saham, karyawan, manajemen, pelanggan, dan pemangku kepentingan lainnya mendapatkan kebaikan dan keadilan dari keberadaan bisnis tersebut. Mempelajari kualitas moral kebijaksanaan organisasi, konsep umum dan standar untuk perilaku moral dalam bisnis, berperilaku penuh tanggung jawab dan bermoral. Artinya, etika bisnis islami merupakan suatu kebiasaan atau budaya moral yang berkaitan dengan kegiatan bisnis suatu perusahaan.

Yakni secara normatif, dora bisnis menurut hukum Islam memperlihatkan hadirnya suatu struktur dalam berdiri sendiri lalu terpisah dari sistem lainnya. Hal tersebut disebabkan bahwa pada ilmu akhlak, sistem etika dalam petunjuk Islam lebih tidak sedikit menjelaskan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran baugs pada tataran berniat atau ide sehingga perilaku dan perangai. Nilai moral ini tercakup dalam empat sifat, yaitu shiddiq, amanah, tabligh, lalu fathonah.